Tuesday, 13 June 2017

Aku terpesona dg wanita diserambi itu
Wajahnya cerah menggambarkan betapa banyak harapan yg sedang disimpan
Senyumnya ikhlas, seikhlas kesedianya berjam2 untuk menunggu
Jari jemari diikuti mulutnya berkomat kamit seakan membaca sesuatu yg terus menenangkan hatinya
Dan pandangannya yg tajam, tapi menyejukan

Hai wanita, bolehkah ak terus duduk disampingmu?
Bolehkah ak memilikimu?
Bolehkah ak pinjam hati dan imanmu lalu aku simpan pada ruang kenyamanan hingga ia tenang disana?

Hai wanita, bolehkah trus memanggilmu dlam tiap doa yg kupinta?
Hai, kemarilah, duduklah brsma ku yang hanya berbekal niat dan cita2

Hai, na sini

Wednesday, 24 May 2017

Bisa jadi orang yg hadir pada kehidupanmu tersebab kebaikan yg tak di sengaja, tersebab hal-hal sepele yg tak pernah diduga , tersebab tilawah dan sujud panjang dipenghujung senja atau karena doa orang2 yg masih mengingatmu, menyayangimu.
Kita tak akan pernah tau, yang kita yakini Tuhan mengaturnya bukan seenaknya saja

Tuesday, 23 May 2017

Percayakan ku untuk menenangkan disetiap kegelisahanmu,
untuk menjadi awan dikala terikmu,
untuk menjadi senja dikala soremu,
untuk menjadi telinga ditiap ceritamu,

Percayakan saja, jangan kau lepaskan karena itu merindukan

Wednesday, 19 April 2017

Ak tak ingin hanya lewat ak ingin menetap pada tempat yang telah memberiku ruang, memberi mimpi dan harapan, yang melindungi dri malam meski hanya dpat kubantu untuk kurapikan saja agar ia tetap nyaman,

Meski tak sehebat yang lain, yg memberi perhiasan, barang mewah, atau lukisan bangsawan

Ak hanya ingin ia tetap menawan dengan apa yg ia simpan, ak hanya ia ingin ia bahagia, dengan kesederhanaan yg ada didalam